Dua Kalkulator Kehamilan Puisi Lucu & Romantis Kalimat/Ungkapan Indah Ucapan Selamat Malam Romantis Kata-2 GalauKoleksi Kata-Kata Gombal Mukio
Download Ringtone Lucu Gokil
Curhat Cewek Tentang Cowok
Punya Pacar vs LDR vs Jomblo
Alat Membuat Tulisan Gaul Alay
Alat Membuat Tulisan Terbalik
Daftar Semua Kategori:X
X
Ramalan Zodiak Hari Ini Kata Mutiara Cinta Kompilasi Lagu Nostalgia Cara Download Video Youtube Status Facebook LucuKumpulan SMS Cinta Romantis

Laughing in the WindNovel karya Jinyong memang 90% berkualitas, :-bd dan banyak sekali yang menjadi bahan pembuatan film dan serial TV, termasuk novel silat ini yang berjudul Xiao Ao Jiang Hu dalam bahasa Inggris The Smiling Proud Wanderer yang di Indonesia dikenal dengan judul Hina Kelana ini. Novel silat atau cersil (cerita silat) karya Jin Yong (alias Louis Cha aka Chin Yung) yang ini sudah diadaptasi menjadi beberapa film serial oleh stasiun TV Hongkong, Taiwan dan Singapura. Malah sutradara terkenal Tsui Hark pernah membesut film layar lebar yang berjudul Swordsman dan sequelnya Swordsman 2 dengan bintang Jet Li sebagai Linghu Chong. =d>

Untuk serial TV yang ini versi CCTV dari China daratan pertama kali menghadirkan adaptasi novel ini dibawah pengarahan produser Zhang Jizhong yang dikemudian hari dikenal dengan karya adaptasi cersil Jin Yong yang lain seperti Demi-gods and Semi-devils (Jimmy Lin sebagai Pangeran Dali Duan Yu), The Legend of the Condor Heroes, Return of the Condor Heroes (Huang Xiao-ming sebagai Yang Guo/Yo Ko dan meroketkan nama Crystal Liu sebagai Xiao Lungli/Shiao Liong-lie)) dan The Heaven Sword and Dragon Sabre.

Cersil Jin Yong yang ini walaupun berisi intrik politik sejarah Tiongkok sebagai mana plot cerita karyanya yang lain, tapi Jin Yong dengan lihainya memasukkan kondisi politik masa kini kedalam perseteruan dunia persilatan tanpa memasukkan unsur sejarah. Setting cerita yang dibuat bias tanpa dijelaskan jaman kerajaan dan tahun berapa cerita berlangsung guna mencerminkan betapa intrik politik tidak memandang waktu dan tempat (walaupun dari situasi cerita bisa ditarik kesimpulan kalau setting adalah jaman dinasti Ming). Tokoh-tokoh penting dalam cerita memang dibuat Jin Yong berkarakter “spesial”. Anda bisa membayangkan ketua biara Shaolin, ketua partai Wudang, partai Hoasan, partai Kunlun, dll bertindak bagaikan para pemimpin partai politik didunia sekarang. Anda akan menemukan sosok politisi yang munafik dalam diri ketua partai Hoasan Yue Buqun, lalu anda juga akan melihat politikus ambisius dan licin dalam sosok ketua partai Shongsan, kemudian banyak tokoh oportunis yang suka memancing di air keruh.

Mungkin sosok yang paling memorable dan kontroversial dalam novel ini adalah ketua sekte matahari-rembulan Dongfang Bubai yang mengebiri diri sendiri dan menjadi banci demi kekuatan dan kekuasaan. Judul aslinya Xiao Ao Jiang Hu yang berarti mentertawakan dunia persilatan lebih mengacu pada mengejek kemapanan palsu yang membuat para aktor utama kemapanan tersebut bertingkah munafik demi kekuasaan.

Ketika Jin Yong sendiri berkunjung ke lokasi syuting dan membaca skenario adaptasi ini, beliau agak kecewa dengan keputusan Zhang Jizhong yang mengkomersialkan beberapa plot penting dalam novel. Memang ada beberapa bagian novel yang diubah demi serunya visualisasi cerita. Beberapa alegori yang menarik terlihat dikorbankan oleh Zhang Jizhong. Misalnya saja kematian Reng Woxing yang aslinya mati tua karena sakit jantung (cerminan betapa manusia paling hebatpun tak kuasa melawan waktu) justru mati dalam pertarungan seru. Selebihnya, serial adaptasi ini menurut Warung Bebas menunjukkan kelas Zhang Jizhong sebagai produser serial adaptasi yang mumpuni.

Sebagaimana karya Zhang Jizhong yang lain, visual artistik dan sinematografi serial ini memang menjadi daya tarik utama. Anda akan disuguhi pemandangan indah alam China yang mempesona plus setting kota jaman Tiongkok kuno (Jizhong dikenal sebagai produser yang suka membangun set kota khusus untuk syuting filmnya dan setelah syuting selesai, kota tersebut dijadikan objek pariwisata). Kostum untuk para pemainnya juga lumayan, walaupun tidak terlalu wah seperti Return of the Condor Heroes buatan Jizhong tahun 2006. Huang Jianzhong sebagai sutradara terlihat agak kelabakan mengatur plot, walaupun demikian hasilnya tidak bisa dibilang jelek. Bagaimana untuk koreografi laga? Sebagai serial silat, adegan laga merupakan nilai jual penting. Karena hampir seluruh perguruan dalam cerita ini menggunakan pedang sebagai senjata utama, adegan laga dengan pedang banyak menghiasi layar. Sebenarnya koreografi tarung lumayan baik dan keren dipandang, hanya saja khusus untuk ilmu “9 jurus pedang Dugu” andalan Linghu Chong, justru terlihat lebay. Bayangkan saja jurus andalan tokoh utama hanya sekedar jurus jumpalitan loncat sana-sini, benar-benar tidak mencerminkan jurus dahsyat.

Mengenai akting para pemain, Li Yapeng yang mendapatkan peran utama Linghu Chong justru bermain seperti terbebani. Linghu yang berkarakter seenaknya dan suka kebebasan justru terlihat kagok dan terikat. Pasangannya Ren Yingying dibawakan oleh Xu Qing dengan memikat. Xu Qing memerankan Yingying yang punya karakter cewek aneh, sulit ditebak dan angot-angotan dengan pas. Kadang jadi tersenyum sendiri melihat tingkah Yingying sewaktu sedang marah dan terlihat seperti ingin memutilasi Linghu, lalu tiba-tiba saja ngelendot manja kayak kucing sewaktu Linghu merayunya. Wajar saja kalau Jin Yong sendiri secara pribadi memuji Xu Qing yang dianggapnya sebagai Yingying dalam imajinasinya. Sebenarnya karakter Lin Pingzhi menurut Warung Bebas tokoh yang paling sulit dibawakan. Pingzhi mengawali kisah dengan karakteristik tuan muda yang hidup makmur, lalu seiring dengan pembantaian seluruh keluarganya membuat karakternya berubah dratis menjadi pemurung dan akhirnya jadi pendendam yang membuatnya menghalalkan segala. Aktor Li Jie membawakannya cukup bagus terutama dibagian akhir dimana sosok Pingzhi berubah menjadi gila dendam, hanya saja tampak ada yang kurang pada karakter awal sebagai tuan muda.

Tips: Baca novelnya dulu, lalu lihat serial TV-nya, maka akan lebih mengerti alur ceritanya, meskipun ada perbedaan namun tidak banyak untuk versi serial TV yang ini. Nanti Anda akan merasakan bagus mana antara baca novel atau lihat TV, tepi tentu semakin nikmat jika menikmati keduanya. Silahkan Download ebook novelnya jika belum punya. Lihat Ebook Novel Cerita Silat Wuxia Hina Kelana / The Smiling Proud Wanderer / Xiao Ao Jiang Hu - Tamat untuk mendownload.

Kalau Anda pecinta serial silat terutama karya Jin Yong, film ini merupakan salah satu serial yang patut untuk ditonton. Malah khusus untuk adaptasi novel The Smiling Proud Wanderer, serial ini masih merupakan yang terbaik.

Original writing (novel): Xiao Ao Jiang Hu by Jin Yong
Title: 笑傲江湖 / Xiao Ao Jiang Hu
Also known as: Laughing in the Wind / State of Divinity / The Smiling, Proud Wanderer
Genre: Wuxia
Episodes: 40
Broadcast network: CCTV
Broadcast Year: 2001
Ending theme song: Xiao Ao Jiang Hu (笑傲江湖) by Liu Huan and Faye Wong
Subtitle: English (Hard)

Download Lengkap 40 Episode Serial TV Laughing in the Wind:

Koleksi Video Youtube Laughing in the Wind

Semoga bermanfaat dan menghibur.

UPDATE LINK DOWNLOAD BROKEN (BACA DULU!!!)

Dari semua daftar download Xiao Ao Jiang Hu 2001 diatas ada yang rusak dan berikut ini daftarnya, juga link penggantinya dalam satu file untuk satu episode, jadi perhatikan dulu daftar episodenya, jangan mendownload part-part yang diatas, karena tidak berguna.

Komentar FacebookSembunyikanSelalu TampilkanJangan Pernah TampilkanStatus:
 

5 komentar terhadap "Laughing in the Wind - Download Serial TV Lengkap (Hina Kelana)"

  1. kalau ngasi info lengkap banget brow...makasih infonya...sy sudah promosikan blog sampean di blogku......thanks

    BalasHapus
  2. waduhh, banyak amat gan downloadnya! btw, gue suka film silat seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi ukurannya tidak gede kok, sekiar 95MB per part, memang splitnya terlalu banyak. :)

      Hapus
  3. Wih mantapp, lengkap banget. Terima kasih banyak nih, izin download ya..

    BalasHapus

Links
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Statement | Disclaimer | Link to Us | Help | Whois | Ping  Sitemap
Copyright © 2009  Warung Bebas. Hosted on Blogger.Com Top
Warung Bebas