Dua Kalkulator Kehamilan Puisi Lucu & Romantis Kalimat/Ungkapan Indah Ucapan Selamat Malam Romantis Kata-2 GalauKoleksi Kata-Kata Gombal Mukio
Download Ringtone Lucu Gokil
Curhat Cewek Tentang Cowok
Punya Pacar vs LDR vs Jomblo
Alat Membuat Tulisan Gaul Alay
Alat Membuat Tulisan Terbalik
Daftar Semua Kategori:X
X
Ramalan Zodiak Hari Ini Kata Mutiara Cinta Kompilasi Lagu Nostalgia Cara Download Video Youtube Status Facebook LucuKumpulan SMS Cinta Romantis

Cewek Lesbian Sudah tahu apa itu lesbian? :-/ Yang jelas sudah banyak yang tahu maksudnya, namun kali ini akan membahas lebih jauh agar lebih tahu tentang istilah ini. Lesbian adalah istilah bagi perempuan yang cenderung untuk mengarahkan orientasi seksualnya pada sesama perempuan atau bisa juga disebut perempuan yang mencintai perempuan baik secara fisik, seksual, emosional atau secara spiritual. Pengertian ini menurut wikipedia. Sedangkan lesbianisme, tentu saja adalah paham lesbian ini.

Seringkali orang menduga bahwa perempuan yang tomboy atau bersifat ke-laki-lakian adalah lesbian, benarkah? Ternyata tidak semua kaum lesbian berpenampilan tomboy, banyak juga dijumpai lesbian yang bergaya layaknya perempuan normal, yakni feminin. Demikian menurut Prof Koentjoro PhD, Guru Besar Psikologi UGM, seperti yang pernah dilansir Jawa Pos.

Dari soal karakter sikap dan prilaku, seorang lesbian merasa dirinya laki-laki tapi terjebak dalam tubuh perempuan. Prof Koentjoro menyebut bentuk mereka dengan istilah “priawan”. Ini tentunya kebalikan dari waria. Tipe tersebut akan cenderung mencari perempuan heteroseksual sebagai pasangan hidupnya.

Maksudnya, orientasi seksualnya dominan laki-laki. Namun, Berbeda halnya dengan lesbian murni. Adanya anggapan lesbian sebagai another sex, akan menjadikan mereka selalu mencari pasangan perempuan yang lesbian juga. Lesbian seperti itu, akan tampak sangat feminin. Seperti layaknya perempuan dalam tubuh perempuan. Bahkan, tingkah lakunya mungkin bisa saja lebih halus dari perempuan pada umumnya.

Lesbian, Lesbianisme Ciri-ciri lesbian bagimana yang biasanya tampak? Pada umumnya, kaum homoseksual mempunyai sex role yang cenderung berubah-ubah. Karena itu, tampak pada lesbian, sifat gaya kelaki-lakiannya. Walaupun ini disembunyikan, namun akan tetap tampak karakter laki-lakinya. Itu hanya disebabkan lesbian cenderung lebih tertutup karena adanya tuntutan budaya yang mengarahkan pada tataran hidup normatif.

Tentu saja hal ini bisa dikatakan suatu kelainan. Dalam berhubungan seks dengan perempuan lain pun, mereka akan tetap bisa orgasme. Biasanya, mereka menggunakan alat bantu seksual. Menurut penelitian, ada juga kemungkinan, para lesbian ini awalnya hanya ingin merasakan nikmatnya berhubungan seksual, namun mereka takut mengalami kehamilan. Sebab itulah, mereka akhirnya jatuh ke dalamnya.

Selain itu, lesbian sangat rentan mengonsumsi narkoba. Awalnya, tentu saja hanya untuk berfantasi dan mencari sensasi. Itu biasa dilakukan agar mengundang gairah bagi para lesbian lainnya. Ini berbeda dari kasus perempuan tomboy yang hanya sekadar ingin tampil layaknya laki-laki.

Ada banyak faktor yang menyebabkan mereka jatuh ke masalah ini. Umumnya, faktor yang memengaruhi perempuan menjadi lesbian bisa disebabkan oleh pengalaman hidup. Mulai dari pola asuh orangtua, survive hidup, gaya hidup, sampai adanya unsur balas dendam.

Misalnya, peran ayah dalam rumah tangga yang kerap menyakiti ibunya. Atau, dirinya sendiri mungkin pernah disakiti oleh kalangan laki-laki. Itu dapat membangkitkan jiwa lesbianisme. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh faktor hormonal. Hormon laki-lakinya lebih kuat daripada hormon perempuan.

Meski begitu, lesbian ini bisa saja disembuhkan. Asalkan, ada kemauan dan tekad yang kuat. Masa remaja adalah masa yang sangat rawan dan menjadi titik rentan munculnya lesbianisme. Bila itu terjadi, harus segera berkonsultasi kepada psikolog.

Akan menjadi sebuah kesalahan yang sangat fatal jika seorang perempuan mengaktualisasikan dirinya pada komunitas lesbian. Bila seorang lesbian ingin sembuh, terlebih dahulu seharusnya ia harus keluar dari komunitas lesbian. Dia tidak akan bisa sembuh, tapi malah akan lebih jauh terjerumus ke dalamnya.

Umumnya, komunitas lesbian ini sebenarnya hanyalah menjadi wadah rasa dan jiwa senasib-sepenanggungan. Sebelum adanya gejala adiksi (ketergantungan) itu muncul. Jika bergabung dengan komunitasnya, seorang lesbian justru akan semakin jauh terjerumus di dalamnya.

Komentar FacebookSembunyikanSelalu TampilkanJangan Pernah TampilkanStatus:
 

0 komentar terhadap "Lesbian, Lesbianisme"

Links
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Statement | Disclaimer | Link to Us | Help | Whois | Ping  Sitemap
Copyright © 2009  Warung Bebas. Hosted on Blogger.Com Top
Warung Bebas