Dua Kalkulator Kehamilan Puisi Lucu & Romantis Kalimat/Ungkapan Indah Ucapan Selamat Malam Romantis Kata-2 GalauKoleksi Kata-Kata Gombal Mukio
Download Ringtone Lucu Gokil
Curhat Cewek Tentang Cowok
Punya Pacar vs LDR vs Jomblo
Alat Membuat Tulisan Gaul Alay
Alat Membuat Tulisan Terbalik
Daftar Semua Kategori:X
X
Ramalan Zodiak Hari Ini Kata Mutiara Cinta Kompilasi Lagu Nostalgia Cara Download Video Youtube Status Facebook LucuKumpulan SMS Cinta Romantis

SBY menyalahgunakan kekuasaan Pemberitaan tentang “SBY menyalahgunakan kekuasaan” (*) yang dimuat di koran Austalia The Age, pada 11 Maret 2011 telah mengejutkan publik Indonesia. Dalam tulisan tersebut yang berjudul Yudhoyono “abused power” tersebut menjadi perhatian publik Indonesia karena telah menuduh presiden Susilo Bamabang Yudhoyono telah menyalahgunakan kekuasaan.

Artikel Yudhoyono “abused power” yang mencantumkan kata eksklusif oleh Philip Dorling ini mengambil informasi dari surat kawat rahasia diplomat AS yang dibocorkan WikiLeaks. Isinya mengindikasikan, kalau SBY menyalahgunakan kekuasaan dan menjadi pelindung koruptor dari seorang tokoh politik. Yang jelas berita ini lebih membuat panas dibanding Keburukan SBY yang lalu.

Dituliskan, kalau SBY bertolak belakang dengan reputasinya yang dianggap sebagai politis berwajah bersih, dan seorang reformis. Namun kenyataannya ia menggunakan kekuasaannya untuk menekan penasihatnya, serta menggunakan jasa intelijen Indonesia untuk memata-matai rival-rival politiknya.

The Age juga menuliskan berdasarkan laporan Kedubes AS di Jakarta, tidak lama setelah menjabat sebagai Presiden RI pada tahun 2004 lalu, SBY memerintahkan penasihat senior kepresidenan TB Silalahi supaya meminta Jaksa Agung Hendarman Supandji menghentikan pemeriksaan dugaan korupsi terhadap Taufik Kiemas yang merupakan suami dari pemimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Hendarman Supandji dituliskan hendak menjalankan tugasnya dengan kampanye antikorupsi dan berniat menangkap Taufik Kiemas, suami dari mantan Presiden RI Megawati Soekoarnoputri. TB Silalahi disebutkan, mengatakan kepada pihak Kedubes AS kalau Presiden SBY menginstruksikan Jaksa Agung untuk tidak mengejar kasus Taufik Kiemas. Pemerintah RI melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto telah membantah isi dari pemberitaan The Age tersebut.

Sementara dari pihak istana sendiri Juru Bicara Presiden SBY Bidang Dalam Negeri, Julian Pasha dalam jumpa pers di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2011) menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kaget dan sangat takut setelah membaca headline “Yudhoyono Abused Power” yang ditampilkan media Australia, The Age. SBY menyesalkan tidak validnya berita tersebut. Presiden SBY sangat kaget dan tidak menyangka. “Kami juga kesulitan karena tidak dilengkapi data. Banyak nama, bukan hanya Presiden SBY dan Ibu Negara yang disebutkan. Beliau kaget dan sangat takut apakah itu beritanya nemu di jalan atau bagaimana,” papar Julian dengan mimik serius.

Presiden SBY telah membaca berita yang “menggempur” dirinya sejak semalam itu. “Semalam sudah baca berita yang dirilis dan diangkat. Pemberitaan yang menyebutkan Presiden SBY dan Ibu Ani tidak berdasarkan fakta,” kata Julian.

Headline koran The Age pagi ini memuat judul “Yudhoyono Abused Power”. Di artikel tersebut, dibeberkan tentang penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Presiden SBY. Tidak hanya itu, koran yang mengambil bahan berita dari kawat diplomatik Wikileaks itu, juga membeberkan dugaan korupsi penting SBY.

Pihak Istana membantah keras tudingan yang dimuat koran The Age yang menyatakan bahwa Presiden SBY telah menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya. Tudingan itu bahkan dianggap sebagai sampah.

Komentar FacebookSembunyikanSelalu TampilkanJangan Pernah TampilkanStatus:
 

5 komentar terhadap "SBY Menyalahgunakan Kekuasaan - Yudhoyono “Abused Power”"

  1. pak SBY yang jujur yaaaaaaaaa......klau orang jujur jangan takut,,,,,,tpi klau tdk jujur.......lebih baik takut,,,,,,,

    BalasHapus
  2. semoga sby turun lagi dan yusuf kalla jadi persiden


    sby budiono kamu turun saya kamu nga pantas jadi presiden

    BalasHapus
  3. Itu bukti memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan diri, adalah melewan hukum. tp susah jg ya ngebuktiinnya!

    BalasHapus

Links
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Statement | Disclaimer | Link to Us | Help | Whois | Ping  Sitemap
Copyright © 2009  Warung Bebas. Hosted on Blogger.Com Top
Warung Bebas