Dua Kalkulator Kehamilan Puisi Lucu & Romantis Kalimat/Ungkapan Indah Ucapan Selamat Malam Romantis Kata-2 GalauKoleksi Kata-Kata Gombal Mukio
Download Ringtone Lucu Gokil
Curhat Cewek Tentang Cowok
Punya Pacar vs LDR vs Jomblo
Alat Membuat Tulisan Gaul Alay
Alat Membuat Tulisan Terbalik
Daftar Semua Kategori:X
X
Ramalan Zodiak Hari Ini Kata Mutiara Cinta Kompilasi Lagu Nostalgia Cara Download Video Youtube Status Facebook LucuKumpulan SMS Cinta Romantis

almarhum Mbah Maridjan Kembali membahas sosok almarhum Mbah Maridjan. :( Laki-laki luar biasa, kesetiaanya jarang ditemukan pada jaman ini. Melakukan tugasnya yang bagi sebagian orang mungkin dianggap tindakan bodoh, tapi bagi beliau justru bentuk kesetiaan dan pengabdian pada tugas. Menjaga Merapi! Padahal pasti semua berpendapat, tanpa dijaga juga gunung merapi gak akan apa-apa. Nah tahukah Anda berapa upah/gaji Mbah Maridjan yang untuk tugasnya itu rela mengorbankan nyawa menjadi tumbal Merapi? Oya, sebelumnya jangan lewatkan membaca Kilas Balik Mbah Maridjan Menjaga Gunung Merapi.

“Saya menjadi juru kunci Gunung Merapi karena melanjutkan tugas orang tua saya yang dahulu sebagai abdi dalem Keraton Yogyakarta. Nama Bapak saya... (Mbah Maridjan mendadak berhenti berbicara karena lupa nama pemberian Sultan Hamengkubuwono IX bagi bapaknya. Sejenak dia pergi dan mengambil map berisi Serat Kekancingan Dalem Ngarsa Dalem Sultan Hamengkubuwono IX). Nama pemberian Ngarsa Dalem sama dengan nama Bapak saya di serat kekancingan tersebut, yaitu Suraksohargo.”

Dimasa-masa awal menjadi abdi dalem juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan mendapat gaji sebesar Rp 3.710,- per bulan. Sejak pangkatnya naik menjadi penewu, gajinya juga meningkat menjadi Rp 5.600,00 per bulan. Mbah Maridjan yang gemar guyonan dengan bahasa “plesetan” khas Yogyakarta, menyebut gajinya dengan “lima juta enam ratus ribu rupiah”. Gaji yang sebenarnya tidak cukup untuk membeli sebungkus rokok Kansas kegemarannya. Itu sebabnya, Mbah Maridjan terpaksa harus mengambil gaji setiap tiga bulan sekali, supaya uang gajinya tidak habis untuk ongkos naik bus dari keraton ke Dukuh Kinahrejo.

Mbah Maridjan hidup penuh kesahajaan. Seperti orang yang tak membutuhkan uang. Bayaran pertama kali sebagai bintang iklan minuman energi sebesar Rp 150 juta malah dibagikannya kepada para tetangganya dan sisanya untuk membangun mesjid di dukuhnya. Bila menerima bantuan dari luar pun, walaupun bantuan itu ditujukan untuk dirinya, beliau malah memberikannya kepada kepala dusun untuk dibagikan kepada para warga secara rata dan adil. Diberi lebih dari yang lainpun beliau tidak mau.

Saking sederhananya, ada kejadian lucu saat mbah maridjan menginap di hotel untuk shooting iklan. Beliau tidak pernah menggunakan toilet yang ada dikamarnya. Entah apa alasannya beliau malah senang menggunakan toilet satpam untuk buang hajat. =))

Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sujud didapurnya menjadi korban Merapi. Baju batik, kopiah dan sarungnya menjadi tanda untuk memastikan jenazah itu adalah Mbah Maridjan. Salut buatmu Mbah ^:)^ jujur saja saya takkan mampu bersikap sepertimu.

Komentar FacebookSembunyikanSelalu TampilkanJangan Pernah TampilkanStatus:
 

0 komentar terhadap "Inilah Besarnya Gaji Yang Rela Ditebus Dengan Kematian Itu"

Links
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Statement | Disclaimer | Link to Us | Help | Whois | Ping  Sitemap
Copyright © 2009  Warung Bebas. Hosted on Blogger.Com Top
Warung Bebas