Tidak hanya laki-laki yang bisa memiliki bulu dibagian janggut atau dagu. Tapi ternyata wanita juga bisa, dan ini terjadi pada seorang wanita yang hidup pada tahun 1800-an. Yang jelas kalau wanita berjanggut tidak akan bisa cantik, jadi bersyukurlah jika Anda seorang wanita yang tidak berjanggut hihihi...
Julia Pastrana adalah wanita yang mulai terkenal dengan julukan "wanita berjanggut" di pertengahan tahun 1800-an. Kini, melansir pemberitaan LiveScience disebutkan, lebih dari 150 tahun para ilmuwan akhirnya berhasil menguak mutasi genetik penyebab kondisi langka yang dialami oleh Julia Pastrana.
Gangguan penyakit yang dikenal dengan nama ilmiahnya hypertrichosis terminalis (CGHT) ini menyebabkan pertumbuhan rambut yang lebat di sekujur tubuh, tampilan wajah yang aneh dan gusi gigi yang membesar.
Dalam beberapa kasus, orang-orang yang mengalami penyakit CGHT ini memiliki gusi gigi yang normal. Sebelumnya, penyakit ini sulit dipelajari disebabkan langkanya orang yang menderita jenis penyakit seperti ini. Setelah menganalisa sejumlah gen pada tiga keluarga keturunan China yang menderita CGHT dan satu orang lagi penderita CGHT gingival hyperplasia, para peneliti menguak adanya gangguan genetik pada kromosom 17.
Dalam tiga keluarga China tersebut, anggota keluarganya memiliki DNA yang menghapus kromosom ini. Artinya, mereka kehilangan bagian penting dalam gen penting mereka. Di lain hal, individu yang mengalami pembesaran pada gusi gigi memiliki ekstra potongan DNA yang disebut duplikasi DNA, tipe mutasi yang susunan DNA mereka berlipat ganda. Keabnormalan genetik inilah yang mempengaruhi empat hingga delapan gen pada koromosom 17.

Julia Pastrana (1834-1860)
"Walau sudah lama diyakini bahwa kebanyakan orang yang menderita CGH memiliki cacat genetik, mutasi genetik khusus yang menggarisbawahi CGHT dengan atau tanpa gingival hyperplasia belum ditemukan hingga kini," jelas Xue Zhang, pemimpin penulis studi dari Chinese Academy of Medical Sciences dan Peking Union Medical College di Beijing.
Sejumlah studi di masa akan datang akan mencoba menemukan mekanisme mengapa mutasi ini bisa menyebabkan gangguan penampilan fisik sipenderita, tambah Zhang. Hasil riset ini dipaparkan di American Journal of Human Genetics.
Artikel dengan judul "Penyebab Wanita Bisa Memiliki Bulu Janggut" ini diposkan oleh Warung Bebas dalam kategori
Believe Or Not, Informasi, Misteri, dan Sejarah » saat ini ada 0 komentar, semoga bisa memberi inspirasi atau sekedar hiburan.
[Edit Entri]
| Komentar FacebookSembunyikan | Selalu TampilkanJangan Pernah Tampilkan | Status: |
Related Posts » |
Yang kesulitan saat download / membuka URL dengan adf.ly, atau timbul masalah saat membuka adf.ly, misalnya terjadi locked, silahkan baca ini lebih dulu untuk menyelesaikan masalah
Recent Posts |
Popular Posts
- TV Online Lengkap - RCTI, MNC, TRANS, SCTV, GLOBAL TV, ESPN - Streaming Online
- Foto Telanjang Bugil Siap “Dinikmati”
- Cara Kirim SMS Gratis Ke Semua Operator Via Internet
- Merawat Ketiak Agar Mulus dan Tidak Hitam
- Cara Download Video Youtube Paling Mudah
- SCTV, Trans7, Indosiar, Mivo TV, dll - Live TV Streaming
- Download Game Komputer PC Gratis
- Cerita 17 Tahun Panas ABG
- Download Video Porno Bokep 3gp Gratis Laris Habis
- Koleksi Tebak-Tebakan / Teka-Teki Lucu
| Sedot Lagu | Lagu Lainnya |
Widget-Widget Blog Favorite » selengkapnya- Posting Video via Keyword (Best Widget) 5
- Video relevan disemua posting otomatis 4
- Sitemap Blogspot Seperti Wordpress Plugin 4
- TV Streaming Online Indonesia Multi Channel 3
- Radio Online Multi Channel Seluruh Indonesia 3
- Links Converter Script adf.ly encode ($$$) 3
- Otomatisasi Tooltip (Link, Gambar, Akronim) 2
- Related Posts Gambar dan Ringkasan Tooltip 2
- Recent Posts Gambar dan Ringkasan Tooltip 1
| Yang online | : | |
| Sitemeter | : | |
| Alexa Rangking | : |





















0 komentar terhadap "Penyebab Wanita Bisa Memiliki Bulu Janggut"
Formulir Komentar Classic Form